{"id":11117,"date":"2026-10-17T09:03:53","date_gmt":"2026-10-17T09:03:53","guid":{"rendered":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/?p=11117"},"modified":"2026-10-17T09:14:36","modified_gmt":"2026-10-17T09:14:36","slug":"peringatan-hari-kebudayaan-nasional-2026-digelar-di-candi-bumi-ayu-bupati-pali-tekankan-pelestarian-warisan-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/?p=11117","title":{"rendered":"Peringatan Hari Kebudayaan Nasional 2026 Digelar di Candi Bumi Ayu, Bupati PALI Tekankan Pelestarian Warisan Budaya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PALI \u2013 Peringatan Hari Kebudayaan Nasional Tahun 2026 digelar di Kawasan Cagar Budaya Nasional Percandian Bumi Ayu, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Sabtu (17\/10\/2026).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan yang mengusung tema \u201cBudaya Hidup, Indonesia Berdaya\u201d ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga, melestarikan, dan mewariskan kekayaan budaya kepada generasi mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI, Dra. Yenni Nopriani, M.Si., mewakili Bupati PALI Asgianto, S.T., menyampaikan sambutan Bupati di hadapan para undangan dan peserta yang hadir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sambutannya, Bupati PALI menyampaikan bahwa Hari Kebudayaan bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk menyadari bahwa warisan budaya tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi juga sumber pengetahuan dan identitas bagi generasi masa kini dan mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, Kabupaten PALI memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang penting untuk terus dijaga. Salah satunya adalah Candi Bumi Ayu yang menjadi bukti perjalanan sejarah dan peradaban di Sumatera Selatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cCandi Bumi Ayu menjadi salah satu bukti penting perjalanan sejarah dan kebudayaan di Sumatera Selatan. Keberadaannya mengingatkan kita bahwa tanah yang kita pijak menyimpan jejak peradaban yang patut dipelajari, dijaga, dan diwariskan,\u201d demikian pesan Bupati PALI yang disampaikan melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Selatan, Romi Hidayat, S.S., M.A., beserta jajaran; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI, Dra. Yenni Nopriani, M.Si.; Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten PALI, Adi Kurniawan, S.Sos., M.Si.; Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Harun, S.H., M.H.; serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan BPBD&nbsp; Kabupaten PALI, Ahmad Hidayat, S.T., M.M.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hadir pula para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI, Kkepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerhati budaya, serta masyarakat dan pelestari budaya yang turut memeriahkan peringatan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sambutannya, Yenni Nopriani menyampaikan pesan Bupati PALI bahwa pelestarian warisan budaya bukanlah tanggung jawab satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan kebudayaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kerja sama dalam menjaga kelestarian Cagar Budaya Nasional Percandian Bumi Ayu sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Selatan dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan peringatan Hari Kebudayaan Nasional Tahun 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut, Bupati PALI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya sebagai bagian penting dari identitas dan sejarah daerah. Kesadaran tersebut perlu ditanamkan sejak dini agar generasi mendatang tetap dapat mengenal dan mempelajari peninggalan sejarah yang dimiliki daerahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui peringatan Hari Kebudayaan Nasional di Candi Bumi Ayu, Pemerintah Kabupaten PALI berharap tumbuh masyarakat yang semakin peduli terhadap kebudayaan, bangga terhadap warisan leluhur, serta aktif mengambil bagian dalam upaya pelestarian cagar budaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga nilai-nilai budaya dan sejarah yang menjadi jati diri bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menutup sambutannya, Bupati PALI menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kebudayaan Nasional Tahun 2026 serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keberlangsungan kebudayaan Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMari wujudkan masyarakat PALI yang berbudaya, peduli, dan bangga akan warisan leluhurnya. Selamat Hari Kebudayaan. Budaya Hidup, Indonesia Berdaya.\u201d (red)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALI \u2013 Peringatan Hari Kebudayaan Nasional Tahun 2026 digelar di Kawasan Cagar Budaya Nasional Percandian&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11118,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-11117","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11117"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11117\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11121,"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11117\/revisions\/11121"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11118"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11117"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarsumsel.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=11117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}