Miara Enim, radarsumsel.my.id — Kondisi jalan alternatif penghubung Desa Sumber Rahayu menuju dusun 6 Desa Jemenang, Kecamatan Rambang, Niru Kabupaten Muara Enim, kini memprihatinkan. Jalan tanah yang menjadi akses utama warga tersebut rusak parah dan berlumpur, terutama saat musim hujan, sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat. Rabu 21 Januari 2026
Pantauan di lapangan menunjukkan, jalan yang dilalui kendaraan roda dua dan roda empat itu dipenuhi kubangan lumpur. Beberapa kendaraan bahkan harus didorong secara manual oleh warga agar bisa melintas. Kondisi ini membuat mobilitas warga terganggu, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sehari-hari.
Salah seorang warga yang enggan di sebutkan namanya, mengatakan kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum ada perbaikan permanen.
“Ini jalan alternatif satu-satunya penghubung Sumber Rahayu menuju dusun 6 Jemenang. Kalau hujan, kondisinya sangat parah, motor sering jatuh dan mobil tidak bisa lewat. Kami mohon perhatian pemerintah,” ujarnya, Selasa 21 Desember 2026.
Ia menambahkan, selama ini warga hanya mengandalkan gotong royong untuk memperbaiki jalan secara darurat.
“Kami swadaya sebisanya, tapi kemampuan warga terbatas. Harapannya ada bantuan dari pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sumber Rahayu, Mat Kanta, membenarkan bahwa jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat dan memang membutuhkan penanganan serius.
“Jalan alternatif ini sangat vital bagi warga karena menghubungkan dua desa. Pemerintah desa sudah mengetahui kondisinya dan selama ini warga bergotong royong melakukan perbaikan sementara,” kata Mat Kanta.
Ia menjelaskan, pemerintah desa berupaya mengusulkan perbaikan jalan melalui musyawarah dan proposal ke instansi terkait.
“Kami terus berupaya mengajukan usulan agar jalan ini bisa diperbaiki secara permanen. Mudah-mudahan ke depan ada realisasi, sehingga akses masyarakat menjadi lebih lancar dan aman,” jelasnya.
Pemerintah desa berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat agar infrastruktur jalan desa dapat segera ditangani, demi menunjang perekonomian dan kesejahteraan warga.red** (ersudin)














