https://radarsumsel.my.id/wp-content/uploads/2026/03/file_00000000977c71fab5567597d617a9c8-1.png
Berita  

Bupati Asgianto Apresiasi Kehadiran Badan Dapur Nasional PALI, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis dan OVOP


PALI – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyambut baik kehadiran Badan Dapur Nasional (BDN) di daerah sebagai mitra strategis dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut disampaikan langsung Bupati PALI, Asgianto, ST saat menerima audiensi Badan Pengurus Daerah (BPD) BDN PALI, Selasa (27/1/2026).


Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati PALI itu turut dihadiri Kepala Kesbangpol, perwakilan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, Kabag Umum, Kabag Hukum, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.


Dalam pertemuan tersebut, Bupati Asgianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang membutuhkan pengawalan dan pengawasan berkelanjutan agar pelaksanaannya berjalan optimal dan tepat sasaran.


“Program ini masih tergolong baru, tentu memiliki tantangan di lapangan. Karena itu, dibutuhkan pengawasan yang serius serta sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Badan Dapur Nasional,” ujar Asgianto.


Ia juga menilai, keberadaan BDN sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten PALI, yakni One Village One Product (OVOP) yang mendorong setiap desa memiliki produk unggulan berbasis potensi lokal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Menurut Asgianto, kolaborasi antara Program Makan Bergizi Gratis dengan OVOP dapat memperkuat kemandirian pangan daerah sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.


“Pemkab PALI mendukung penuh Badan Dapur Nasional. Program Makan Bergizi Gratis memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak, dan sangat relevan dengan upaya kita memperkuat ekonomi berbasis desa,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua BPD Badan Dapur Nasional Kabupaten PALI, Muhammad Ridwan, SE., M.IP, menjelaskan bahwa audiensi tersebut bertujuan memperkenalkan tugas pokok dan fungsi BDN sekaligus mempererat koordinasi dengan pemerintah daerah.
Ridwan menyampaikan, BDN memiliki peran penting tidak hanya dalam mengawal kualitas dan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis, tetapi juga sebagai penyedia bahan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan produktif seluas 100 hingga 200 hektare.


“Lahan tersebut akan dikelola untuk menghasilkan komoditas hortikultura guna menjaga ketersediaan dan stok pangan daerah. Harapannya, kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis dapat dipenuhi dari potensi lokal,” jelas Ridwan.


Ia berharap, sinergi antara Badan Dapur Nasional dan Pemerintah Kabupaten PALI dapat memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *