PALI — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Tanah Abang. Jum’at 5 Februari 2026
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menangani dampak banjir yang terjadi di sepanjang aliran Sungai Lematang.
Kegiatan penyaluran bantuan dilakukan di bawah koordinasi Pemerintah Kabupaten PALI dengan melibatkan unsur pemerintah provinsi dan pemerintah kecamatan guna memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bupati PALI menegaskan bahwa penanganan bencana banjir menjadi perhatian pemerintah daerah. Seluruh perangkat daerah diminta untuk terus melakukan koordinasi dan pemantauan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan dasar dan perlengkapan darurat, antara lain makanan siap saji, selimut, kasur, tenda, serta perlengkapan bayi dan keluarga. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang terdampak langsung akibat banjir.
Adapun rekapitulasi penyaluran bantuan banjir di Kecamatan Tanah Abang sebagai berikut:
1. Desa Bumi Ayu
Lauk pauk siap saji: 150 paket
Selimut: 25 lembar
Kasur: 15 unit
Tenda: 25 unit
Peralatan bayi: 25 paket
Peralatan keluarga: 25 paket
Sandang anak: 10 paket
Tenda keluarga: 1 unit
2. Desa Tanah Abang Selatan
Lauk pauk siap saji: 300 paket
Selimut: 45 lembar
Kasur: 20 unit
Tenda: 25 unit
Peralatan bayi: 25 paket
Peralatan keluarga: 25 paket
Sandang anak: 20 paket
Tenda keluarga: 1 unit
3. Desa Tanah Abang Utara
Lauk pauk: 350 paket
Makanan siap saji: 100 paket
Selimut: 25 lembar
Kasur: 15 unit
Tenda: 25 unit
Peralatan bayi: 25 paket
Peralatan keluarga: 25 paket
Sandang anak: 10 paket
Tenda keluarga: 2 unit
4. Desa Muara Sungai
Lauk pauk: 250 paket
Makanan siap saji: 100 paket
Selimut: 20 lembar
Kasur: 10 unit
Tenda: 25 unit
Peralatan bayi: 25 paket
Peralatan keluarga: 25 paket
Sandang anak: 10 paket
Tenda keluarga: 1 unit
Pemerintah Kabupaten PALI memastikan penanganan dampak banjir akan terus dilakukan sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan melalui koordinasi lintas sektor.
data dinkutip dari media sarana informasi














