https://radarsumsel.my.id/wp-content/uploads/2026/03/file_00000000977c71fab5567597d617a9c8-1.png
Berita  

Sudah Berulang Kali Disampaikan ke PLN, Keluhan Listrik Dusun 2 Bumi Ayu Belum Tuntas

PALI, radarsumsel.my.id – Keluhan warga Dusun 2, Desa Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), terkait rendahnya tegangan listrik hingga kini belum juga tuntas. Jum’at, 2 Oktober 2026.

Persoalan tersebut telah dirasakan masyarakat selama lebih dari dua tahun. Kondisi tegangan listrik yang rendah dan tidak stabil membuat warga kesulitan menggunakan listrik secara normal, terutama pada malam hari.

Pantauan dan keluhan warga menyebutkan, lampu penerangan di rumah-rumah dapat mati dan hidup kembali dalam selang beberapa menit secara terus-menerus.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga membuat sejumlah peralatan elektronik tidak dapat digunakan secara maksimal. Warga juga khawatir kondisi listrik yang tidak stabil tersebut dapat berisiko terhadap peralatan elektronik yang mereka miliki.

Salah seorang warga, Jen, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung lebih dari dua tahun, namun hingga kini belum ada solusi yang dirasakan masyarakat.

“Sudah lebih dari dua tahun kondisi seperti ini. Kalau malam, lampu saja bisa mati dan hidup lagi dalam beberapa menit keadaan tersebut secara terus menerus. Alat elektronik juga tidak bisa digunakan secara maksimal, bahkan kami khawatir bisa rusak,” ujar Jen.

Menurutnya, masyarakat berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius sehingga warga dapat menikmati aliran listrik secara normal dan layak.

“Miris kami merasakan kondisi seperti ini sudah lama. Kami berharap ada solusi agar listrik di sini bisa normal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Bumi Ayu, Saprin, mengatakan Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) telah beberapa kali menyampaikan dan mengajukan proposal terkait persoalan kelistrikan tersebut kepada pihak PLN.

“Pemdes dan BPD sudah beberapa kali mengajukan proposal. Kami juga sudah beberapa kali mendatangi pihak PLN untuk menyampaikan kondisi listrik yang dialami masyarakat,” ujar Saprin.

Namun, hingga kini persoalan tersebut masih belum mendapatkan penyelesaian yang dirasakan masyarakat. Pemerintah Desa masih menunggu tindak lanjut dari pihak terkait.

“Untuk saat ini masih menunggu. Kami berharap pengajuan dan penyampaian yang sudah dilakukan dapat segera ditindaklanjuti, karena masyarakat sudah cukup lama merasakan kondisi ini,” katanya.

Sementara itu, Manager PLN ULP Pendopo, Mochamad Dede Irawan, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait keluhan listrik warga Dusun 2 Desa Bumi Ayu, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *