https://radarsumsel.my.id/wp-content/uploads/2026/03/file_00000000977c71fab5567597d617a9c8-1.png
Berita  

Di Bawah Kepemimpinan Asgianto, IPM PALI Tumbuh 1,20 Persen, Tertinggi di Sumatera Selatan

PALI – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menunjukkan perkembangan positif dalam pembangunan manusia. Pada 2026, daerah ini mencatat pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 1,20 persen, tertinggi di antara 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator penting dari arah pembangunan Kabupaten PALI di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, S.T. Angka pertumbuhan ini bukan sekadar statistik, tetapi menggambarkan kemajuan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan standar hidup yang layak.

Di tengah tuntutan pembangunan daerah yang semakin kompleks, capaian tersebut memperlihatkan pentingnya kepemimpinan yang memiliki arah kebijakan jelas, didukung perangkat daerah yang mampu menerjemahkan kebijakan menjadi program dan pelayanan nyata bagi masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten PALI, peningkatan IPM tidak dapat dibebankan kepada satu sektor saja. Pendidikan membutuhkan akses dan kualitas layanan yang baik, kesehatan memerlukan pelayanan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sementara peningkatan kesejahteraan harus didukung pembangunan ekonomi dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Karena itu, kepemimpinan Asgianto menempatkan sinergi antarsektor dan optimalisasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai bagian penting dalam menjalankan agenda pembangunan.

Profesionalisme aparatur, koordinasi lintas instansi, serta kemampuan setiap OPD menjalankan tugas sesuai bidangnya menjadi fondasi untuk memastikan program pemerintah tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pembangunan manusia juga membutuhkan pendekatan yang lebih luas daripada sekadar pembangunan infrastruktur dan pelayanan administratif. Keluarga, lingkungan sosial, pendidikan karakter, kesehatan ibu dan anak, serta pemberdayaan perempuan memiliki kontribusi penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia.

Dalam konteks tersebut, sinergi Bupati Asgianto dengan Ketua TP PKK Kabupaten PALI, yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, menjadi bagian penting dari kolaborasi pembangunan daerah.

Peran TP PKK memiliki ruang strategis dalam mendorong pemberdayaan keluarga, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, memperkuat pendidikan keluarga, serta mengembangkan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kehidupan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Dukungan dan sinergi tersebut memperluas pendekatan pembangunan, sehingga peningkatan kualitas manusia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melalui OPD, tetapi juga melibatkan keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari proses perubahan.

Kolaborasi lintas kelembagaan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan komunikasi, kesamaan visi, dan keterlibatan berbagai unsur untuk mencapai hasil yang berkelanjutan.

Penting dipahami bahwa Indeks Pembangunan Manusia merupakan salah satu ukuran untuk melihat keberhasilan pembangunan dari perspektif manusia.

IPM dibangun melalui tiga dimensi utama, yakni umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak. Dengan demikian, peningkatan IPM mencerminkan kemajuan pada aspek-aspek mendasar yang menentukan kualitas kehidupan masyarakat.

Pertumbuhan sebesar 1,20 persen yang menempatkan PALI di posisi tertinggi se-Sumatera Selatan menjadi modal positif sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah untuk menjaga konsistensi pembangunan.

Sebab, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari pencapaian peringkat atau angka pertumbuhan semata. Dampak akhirnya harus dirasakan melalui semakin baiknya akses pendidikan, meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan, terbukanya kesempatan ekonomi, dan semakin layaknya kehidupan masyarakat.

Bupati Asgianto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten PALI diharapkan terus menjaga momentum tersebut dengan memperkuat program prioritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan setiap OPD bekerja secara profesional, terukur, dan berorientasi pada hasil.

Capaian pertumbuhan IPM tertinggi di Sumatera Selatan menjadi gambaran bahwa PALI memiliki potensi untuk terus berkembang dan mempercepat kemajuan dalam berbagai aspek pembangunan.

Namun, prestasi tersebut bukanlah garis akhir. Justru menjadi pengingat bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dituntaskan, mulai dari pemerataan akses pendidikan dan kesehatan hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Kepemimpinan yang kuat perlu diimbangi birokrasi yang profesional. Program yang baik membutuhkan pelaksanaan yang tepat, sementara pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan dukungan masyarakat dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, S.T., dengan dukungan jajaran OPD, TP PKK, serta partisipasi masyarakat, Kabupaten PALI terus diarahkan menuju pembangunan yang lebih terukur dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup.

Pertumbuhan IPM sebesar 1,20 persen bukan sekadar catatan prestasi tahun 2026. Lebih dari itu, capaian ini menjadi pijakan untuk membangun PALI yang semakin maju, masyarakat yang semakin sejahtera, dan sumber daya manusia yang semakin berkualitas. Buat judul elegan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *