https://radarsumsel.my.id/wp-content/uploads/2026/03/file_00000000977c71fab5567597d617a9c8-1.png
Berita  

‎Kolaborasi Tiga Pihak: Medco E&P, SKK Migas, dan Rumah Zakat Gelar Pelatihan Digitalisasi untuk UMKM PALI.

Foto bersama para peserta

radarsumsel,.my.id, Sungai Ibul, PALI – Wujud nyata sinergi antara industri hulu migas, pemerintah, dan lembaga filantropi kembali terukir di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P), bersama SKK Migas dan Rumah Zakat, meluncurkan program penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi masyarakat Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi.

‎‎Inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) ini berfokus pada Penguatan Ekonomi Lokal dan diselenggarakan di Kantor BPD Desa Sungai Ibul pada Sabtu, 1 November 2025. Acara ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing ekonomi warga di sekitar wilayah operasi hulu migas.

‎Pelatihan ini disambut antusias, dihadiri oleh tokoh penting seperti Ibu Sri Hartati, S.Farm, Kepala Bidang (Kabid) UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten PALI, serta unsur Pemerintah Desa, BPD, Karang Taruna, dan tokoh masyarakat setempat.

‎Yulianto Pawit, SH, M.Si, Lead Relations & Community Enhancement PT Medco E&P Indonesia South Sumatera Region, menyatakan bahwa keberlanjutan adalah kunci dari program ini.

‎‎“Tujuan utama kami, bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten PALI, adalah memberdayakan UMKM di Desa Sungai Ibul agar dapat berjalan, berkembang, dan berkelanjutan. Ini adalah upaya kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa,” jelas Yulianto.

‎Ia menekankan bahwa keberhasilan UMKM lokal sejalan dengan kepentingan perusahaan dan negara. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Sungai Ibul. Kami juga memohon dukungan masyarakat terhadap operasional hulu migas sebagai aset negara yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

‎Dukungan penuh datang dari Pemerintah Kabupaten PALI. Kepala Dinas UMKM PALI, Raden Abdurrohman, M.Pd., yang diwakili oleh Kabid UMKM, memaparkan tiga pilar program inovatif yang disiapkan untuk memastikan UMKM naik kelas:

‎Pilar Program fokus Utama yaitu, 

‎1. Pelatihan Teknologi Digital dan pembekalan e-commerce, pemasaran media sosial, serta pengelolaan keuangan digital.

‎2. Fasilitasi Akses, yang mana Permodalan Menjembatani UMKM dengan lembaga keuangan (bank/non-bank) untuk suntikan modal. 

‎3. Kemitraan PemasaranMembuka jejaring dengan ritel modern atau perusahaan besar untuk perluasan pasar.

‎“Melalui tiga pilar ini, pelatihan teknologi digital, akses permodalan, dan kemitraan pemasaran, kami berupaya meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat lokal,” ujar perwakilan Dinas UMKM.

‎Kepala Desa Sungai Ibul, Wahyudinia, menyampaikan terima kasih atas kolaborasi tersebut. Ia menilai program ini merupakan investasi jangka panjang.

‎“Ini adalah bukti nyata bahwa perusahaan hulu migas, seperti Medco E&P, tidak hanya beroperasi di wilayah kami, tetapi juga aktif berinvestasi pada sumber daya manusia dan ekonomi lokal Desa Sungai Ibul. Pelatihan semacam ini sangat krusial,” kata Wahyudinia.

‎Wahyudinia optimis bahwa UMKM desanya akan “naik kelas” dan mampu menciptakan lapangan kerja baru. Pihak desa berkomitmen mendukung iklim usaha yang kondusif melalui program pelatihan literasi digital dan perluasan akses pasar.

‎“Kami berharap program kolaborasi ini dapat terus berlanjut. Kami akan terus mendukung kegiatan operasional Medco E&P, karena kemajuan perusahaan dan kemajuan desa harus berjalan beriringan,” tutupnya.

‎Rilis : Junaidi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *