https://radarsumsel.my.id/wp-content/uploads/2026/03/file_00000000977c71fab5567597d617a9c8-1.png
Berita  

Desa Raja Latih Pengrajin Batik, Dorong Produk Lokal Berkembang

Foto saat pelatihan produk unggulan membatik

 PALI, radarsumsel.my.id – Pemerintah Desa Raja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar pelatihan produk unggulan membatik Jum’at 19 Desember 2025

Sebagai langkah pemberdayaan pengrajin lokal. Kegiatan yang digelar di Rumah Berasan Desa Raja ini mendapat dukungan penuh dari Pemdes Raja, Camat Tanah Abang, 

Yusman, pengrajin batik asal Desa Raja, menyampaikan rasa terima kasihnya. 

“Saya sangat bersyukur mendapat dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan. Semoga pelatihan ini bisa membantu kami mengembangkan keterampilan dan memajukan batik lokal di Tanah Abang,” ujarnya.

Kepala Desa Raja, Aswin, menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan produk batik lokal hasil karya desa. 

“Seluruh pegawai Pemdes Raja, akan menggunakan batik karya pengrajin desa sendiri. Kami juga akan memfasilitasi pembangunan rumah batik sebagai pusat produksi dan pelatihan. 

Langkah ini diharapkan mendorong ekonomi kreatif desa dan meningkatkan kualitas produk lokal,” kata Aswin.

Camat Tanah Abang Dadang Afriandy juga mendukung penuh inisiatif ini dengan menginstruksikan seluruh pegawai kecamatan serta kepala desa di wilayah Tanah Abang untuk menggunakan produk lokal desa yang ada di Kecamatan Tanah Abang. 

“Ini bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pengrajin lokal sekaligus menjaga kelestarian budaya,” ujar Camat.

Pelatihan ini dihadiri perwakilan DPMD PALI, Dekranasda PALI, TNI/Polri, BPD, dan menghadirkan narasumber dari DPMD serta Dekranasda. Materi pelatihan mencakup teknik membatik, pengembangan produk unggulan, serta strategi pemasaran batik lokal.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi pengrajin batik di Kecamatan Tanah Abang untuk mengasah keterampilan, memperluas pasar, dan membangun ekonomi desa yang berkelanjutan, sambil memperkenalkan batik lokal sebagai produk kebanggaan masyarakat setempat.red**(JN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *