https://radarsumsel.my.id/wp-content/uploads/2026/03/file_00000000977c71fab5567597d617a9c8-1.png
Berita  

Bupati PALI Asgianto Dorong Ketahanan Pangan dengan Penyerahan Ratusan Alsintan

PALI, radarsumsel.my.id – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran ratusan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada para petani. Bantuan tersebut sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penyerahan Alsintan dilakukan langsung oleh Bupati PALI, Asgianto, ST, pada Rabu  (24/12/2025), bertempat di Lapangan Gelora November, Komplek Pertamina Pendopo. 

Kegiatan tersebut dikemas dalam agenda Gelar Alsintan Brigade Pangan Kabupaten PALI, sebagai bagian dari upaya bersama mengelola lahan cetak sawah dan optimalisasi lahan pertanian menuju swasembada pangan.

Tidak hanya Alsintan, pada kesempatan yang sama Pemkab PALI juga menyalurkan bantuan pemberdayaan kepada keluarga penerima manfaat berupa 100 unit hidroponik, 150 kandang ayam, serta 100 unit ikan lengkap dengan pakan. Seluruh bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten PALI dan juga berasal dari APBN.

Dalam sambutannya, Bupati Asgianto menegaskan bahwa seluruh bantuan yang diserahkan pada kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran daerah sedikit pun.

“Semua bantuan ini murni dari pemerintah pusat. Capaian ini tidak lepas dari dukungan masyarakat PALI serta kinerja OPD,” ujar Bupati.

Ia juga berpesan agar bantuan yang diterima dapat dikelola secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.

“Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Jika dikelola dengan serius dan berhasil, hasilnya akan kita nikmati bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Ahmad Joni, menjelaskan bahwa sebanyak 150 unit Alsintan disalurkan untuk mendukung pengelolaan lahan cetak sawah baru serta optimalisasi lahan pertanian yang sudah ada.

“Saat ini luas lahan baku sawah di Kabupaten PALI mencapai 6.399 hektare, ditambah 3.200 hektare lahan cetak sawah baru. Untuk mendukung pengelolaannya, telah dibentuk 19 brigade pangan, di mana setiap brigade mengelola sekitar 200 hektare lahan,” jelasnya.

Ahmad Joni juga mengungkapkan adanya peningkatan produksi padi berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

“Produksi padi pada tahun 2024 tercatat 26.455 ton. Sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 32.992 ton. Ini menunjukkan tren yang sangat positif,” pungkasnya.

Melalui dukungan Alsintan dan berbagai bantuan produktif lainnya, Pemkab PALI optimistis sektor pertanian daerah terus tumbuh dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan serta kemandirian pangan.red**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *