PALI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, S.T., dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diwujudkan melalui berbagai program inovatif. Salah satunya melalui peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 yang diramaikan dengan kegiatan Lomba Cipta Menu dan Festival Pangan Lokal.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemkab PALI dalam mendorong masyarakat agar semakin kreatif memanfaatkan potensi pangan lokal, sekaligus membangun kesadaran pentingnya diversifikasi pangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

Mengusung tema optimalisasi potensi pangan lokal nonberas dan nonterigu, kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten III Setda PALI, Haryono, S.H., M.M., serta dihadiri perangkat daerah terkait dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Melalui kegiatan ini, Pemkab PALI ingin memperkenalkan sekaligus mengembangkan beragam bahan pangan lokal yang selama ini memiliki potensi besar untuk diolah menjadi sajian bergizi, menarik, dan bernilai ekonomi.
Berbagai kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi bukti bahwa kekayaan sumber daya pangan daerah dapat dikembangkan menjadi alternatif konsumsi yang sehat dan beragam.
Di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, Pemerintah Kabupaten PALI terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh sektor fundamental kehidupan masyarakat, termasuk ketahanan pangan, kesehatan, pemberdayaan keluarga, dan penguatan ekonomi lokal.

Bupati Asgianto menempatkan pemanfaatan potensi daerah sebagai salah satu bagian penting dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti Lomba Cipta Menu dan Festival Pangan Lokal diharapkan mampu menjadi ruang edukasi sekaligus inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas berbasis sumber daya yang tersedia di lingkungan masing-masing.
Selain memperkuat ketahanan pangan keluarga, pengembangan pangan lokal juga memiliki peluang untuk meningkatkan nilai tambah produk masyarakat serta membuka kesempatan ekonomi baru bagi pelaku usaha kecil dan sektor UMKM.
Pemkab PALI berharap peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam membangun pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kabupaten PALI optimistis potensi pangan lokal dapat terus dikembangkan sebagai kekuatan daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif, dan sejahtera menuju PALI yang semakin maju.














