https://radarsumsel.my.id/wp-content/uploads/2026/03/file_00000000977c71fab5567597d617a9c8-1.png

Bupati Asgianto Buktikan Komitmen Cetak SDM Unggul, Pelajar PALI Boyong 14 Medali di Popda Sumsel 2026

PALI – Komitmen Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, S.T., dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) mulai menunjukkan hasil membanggakan. Melalui penguatan pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda, Kabupaten PALI berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang 14 medali pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Bumi Serepat Serasan memiliki potensi besar untuk bersaing dan mengukir prestasi di tingkat provinsi. Capaian ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi Bupati Asgianto yang selama ini terus mendorong pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas manusia.

Bupati Asgianto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh atlet pelajar, pelatih, serta pihak yang telah berjuang membawa nama Kabupaten PALI dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.

Menurutnya, keberhasilan meraih 14 medali bukan sekadar pencapaian dalam sebuah pertandingan, melainkan gambaran kemampuan, semangat juang, kedisiplinan, dan potensi besar generasi muda PALI yang perlu terus dikembangkan.

“Kita harus bangga melihat prestasi yang diperoleh pelajar asal Kabupaten PALI, apalagi di Popda Sumsel. Ini merupakan pencapaian yang patut diapresiasi dan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan serta meraih prestasi,” ungkap Asgianto.

Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda agar dapat mengembangkan bakat dan kemampuan sesuai potensi masing-masing.

Bagi Asgianto, pembangunan SDM unggul merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi masa depan Kabupaten PALI. Karena itu, perhatian terhadap dunia pendidikan, olahraga, dan pengembangan kreativitas generasi muda harus berjalan beriringan.

“Anak-anak PALI memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan daerah lain. Kita harus memberikan kesempatan, pembinaan, dan dukungan agar potensi mereka terus berkembang. Pemerintah daerah tentu akan terus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama PALI,” tegasnya.

Keseriusan Bupati Asgianto dalam membangun prestasi olahraga daerah juga diwujudkan melalui penguatan pembinaan atlet secara terarah dan berkelanjutan.

Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan Pemkab PALI adalah meresmikan pembinaan atlet cabang olahraga catur, tinju, dan atletik melalui Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial, meningkatkan kemampuan, serta mempersiapkan generasi muda PALI menghadapi kompetisi di berbagai tingkatan.

Melalui sinergi Dispora bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), pembinaan atlet lokal asli PALI diharapkan semakin terarah, sehingga prestasi yang diraih tidak hanya bersifat sesaat, tetapi dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada masa mendatang.

Asgianto juga mencontohkan keberhasilan atlet catur PALI yang sebelumnya berhasil meraih gelar Master Nasional setelah menjuarai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur di Banten.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang tepat dan kesempatan yang memadai, putra-putri daerah mampu menorehkan prestasi hingga tingkat nasional.

Optimisme itu semakin diperkuat dengan keberhasilan salah satu atlet peraih medali emas Popda Sumsel 2026 yang merupakan atlet binaan PPLPD dan masih berstatus pelajar SMP Negeri 1 Talang Ubi.

“Salah satu atlet peraih emas merupakan binaan PPLPD dan masih duduk di bangku SMP Negeri 1 Talang Ubi. Artinya, masih ada kesempatan untuk terus berkembang dan kembali bertanding pada Popda berikutnya. Saya optimistis atlet-atlet PALI ke depan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Pada Popda Sumsel 2026, Kabupaten PALI mengirimkan atlet untuk tiga cabang olahraga, yakni tinju, pencak silat, dan atletik, dari total sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan.

Meski hanya mengikuti tiga cabang olahraga, kontingen PALI mampu menunjukkan daya saing dengan mengoleksi 14 medali, terdiri dari dua medali emas, tiga perak, dan sembilan perunggu.

Dua medali emas dipersembahkan melalui cabang olahraga tinju oleh Garin dan Suci.

Sementara tiga medali perak diraih melalui cabang atletik nomor tolak peluru atas nama Okta.

Adapun medali perunggu disumbangkan sejumlah atlet dari cabang tinju, atletik, dan pencak silat. Mereka di antaranya Amar, Zahra, Vista, Natan, Resi, Farel Agustian pada nomor lempar lembing, serta Syaqillah Riang, Nicolas Oktarino, Rafif Abdul Rasyid, dan Zihab Pasha dari cabang seni pencak silat.

Keberhasilan kontingen PALI membawa pulang 14 medali menjadi catatan positif bagi perkembangan olahraga sekaligus kualitas generasi muda daerah.

Bupati Asgianto berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi seluruh pelajar untuk berani mengembangkan kemampuan, meningkatkan kedisiplinan, serta tidak ragu bersaing dengan generasi muda dari daerah lain.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, Dispora, KONI, pelatih, sekolah, dan orang tua dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang mampu melahirkan prestasi secara berkesinambungan.

Bagi Pemerintah Kabupaten PALI, keberhasilan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk membangun prestasi yang lebih besar.

Di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, pembangunan daerah terus diarahkan agar tidak hanya menghasilkan kemajuan secara fisik, tetapi juga melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, berdaya saing, dan memiliki kemampuan untuk membawa nama Kabupaten PALI ke tingkat yang lebih tinggi.

Sebab, SDM unggul merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Dan prestasi 14 medali di Popda Sumsel 2026 menjadi salah satu bukti bahwa potensi besar generasi muda PALI siap tumbuh dan bersinar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *